GAWAI, AMPLOP DAN ULAT
Perkembangan teknologi saat ini telah melahirkan suatu perubahan yang mendasar di kalangan masyarakat terkait dengan caranya berkomunikasi. Tentunya ini tidak terlepas dari perkembangan ilmu pengetahuan manusia yang terus melaju tanpa dapat dihentikan. Dalam dunia komunikasi manusia terus berinovasi dan menciptakan sesuatu yang baru. Tidak lepas dari bagaimana caranya agar mempermudah manusia dalam menjalani hidup di muka bumi ini. Berbagai temuan dalam alat komunikasi mempengaruhi bagaima manusia berkomunikasi dengan manusia yang lainnya.
Dulunya
manusia berkomunikasi dengan yang painnya membutuhkan waktu yang lama. Ini
dikarenakan terbatasnya pengetahuan untuk menghantarkan pesan dari oengirim ke
penerima. Sejak dikenalnya tulis menulis dan kertas maka berkembanglah system
komunikasi manusia mengguankan surat. Surat
diantar dari pengirim ke penerima melalui jasa pengiriman yang disebut
pos. komponen utama dari system pengiriman ini adalah kertas, baik itu kertas untuk
menulis pesan yang disebut surat maupun kertas lainnya untuk dijadikan
pembungkus surat yang dinamakan amplop.
Namun
sekarang ini penggunaan kertas dan amplop surat sudah mulai berkurang
penggunaannya. Hal ini dikarenakan adanya gawai yang digunakan untuk
mengantarkan pesan dengan cepat. Tanpa menunggu sampai berhari-hari, bahkan
dalam hitungan detik pesan yang dikirim bisa sampai ke penerima. Awalnya dengan
adanya computer dan jaringan internet orang bisa mengirim pesan dalam bentuk
digital, tidak membutuhkan amplop dan kertas surat lagi. Pesan dalam bentuk
digital ini kemudian dikirimkan melalui layanan surat elektronik (e-mail)
melaui perangkat yang satu ke perangkat yang lain. Perkembangan terakhir juga
sudah semakin canggih, gawai yang biasa digunakan untuk komunikasi dengan suara
dan pesan singkat saja, gawai berkembang pesat dan dapat digunakan layaknya
perangkat computer yang tersambung dengan internet. Sekarang mengirim pesan
hanya menggunakan gawai dalam genggaman tangan. Gawai ini bisa dibawa
kemana-mana di dalam saku. Sehingga wajar pemakaian amplop dan kertas surat
berkurang pesat dan terancam akan ditinggalkan oleh manusia.
Memperhatikan
penggunaan kertas dan amplop yang terus berkurang tentunya menjadi angin segar
bagi kelangsungan hidup kayu di hutan. Bagaimana tidak, kertas dan amplop ini
dibuat dari bubuk kayu (pulp) yang diambil dari hutan. Semakin berkurangnya
penggunaan kertas untuk keperluan lembar cetak dan amplop ini maka akan
berpengauh pada penurunan produksi kertas, tentunya akan berimbas pada
penebangan hutan. Sehingga semakin mengurangi salah satu sector usaha yang
memerlukan kayu dan penebangan hutan.
Semakin terjaganya
hutan tentu banyak keuntungan yang didapatkan, salah satu yang mungkin tidak
terpikirkan yaitu ulat daun. Dengan terpeliharanya hutan ini maka secara tidak
langsung habitat ulat daun ini akan tetap banyak sehingga perkembangan ulat
yang menjadi rangkaian metamorphosis serangga yang banyak terdapat di bumi jadi
terjaga. Salah satu serangga yang akan banyak adalah kupu-kupu. Kita tau bahwa
rangkaian kehidupan dari seranggga yang indah ini adalah salah satunya melewati
bentuk ulat.
#TantanganODOP1
#onedayonepost
#odopbatch6
#TantanganODOP1
#onedayonepost
#odopbatch6



Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan jejak di sini