GOTONG ROYONG UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER
![]() |
Pendidikan karakter
di lembaga pendidikan agaknya sulit dilaksanakan jika hanya mengandalkan guru
dan pihak sekolah atau madrasah saja. Perlu adanya kerja sama dari pihak lain
di luar lingkungan lembaga pendidikan agar penguatan karakter bisa terwujud. Sehingga
bisa menghasilkan siswa yang berkarakter sesuai dengan amanat pendidikan yang
diatur dalam undang-undang.
Sebuah anggapan
keliru di sebagian masyarakat, utamanya di kalangan bawah bahwa pendidikan
menjadi tanggung jawab sepenuhnya lembaga pendidikan. Hal ini tercermin dari
sikap kurangnya perhatian dari orang tua terhadap program sekolah. Mereka cenderung
menyerahkan semua urusan pendidikan anakpada lembaga pendidikan. Padahal terdapat
tripusat pendidikan yang harus berperan aktif yaitu sekolah, keluarga dan masyarakat.
Ketiga elemen inilah yang akan melaksanakan perannya masing-masing untuk bisa
mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Tanpa peran dari ketiga elemen ini
maka sepertinya akan sulit mewujudkan pendidikan dan penguatan karakter bagi
anak negeri ini.
Dalam pendidikan
karakter ini tentunya semua elemen harus bisa melaksanakan perannya
masing-masing. Karena siswa tentunya tidak seharian penuh berada di lembaga pendidikan.
Mereka akan lebih banyak berada di keluarga dan lingkungan masyarakat. Keluarga
mempunyai peran yang penting juga dalam mewujudkan program penguatan pendidikan
karakter (PPK). Karena keluarga merupakan pendidikan yang utama dan pertama
bagi siswa. sehingga mempunyai peran yang sangat strategis. Dari keluargalah pembinaan
pertama kali dilakukan terhadap anak. Dengan pembinaan yang massif di lingungan
keluarga maka akan memberikan bekal yang kuat bagi pendidikan selanjutnya nanti
di sekolah. Melalui keteladanan dan pembiasaan nilai-nilai keagamaan maupun
karakter-karakter baik di lingkungan keluarga maka akan mengakar pada anak
sehingga terbawa saat keluar dari lingkungan keluarga.
Masyarakat juga
tidak kalah penting perannya dalam penguatan pendidikan karakter. Di masyarakat
inilah siswa atau anak bisa bergaul dan mendapatkan pengalaman hidup
sehari-hari. Dengan memberikan ruang bagi siswa untuk mengikuti
kegiatan-kegiatan gotong royong atau keagamaan di tengah masyarakat maka akan
memberikan pengalaman yang baik. sehingga apa yang didapatkan di sekolah dapat dilihat
dan dilakukan praktiknya di tengah-tengah masyarakat.
Dengan adanya
kerja sama yang baik adri tripusat pendidikan maka akan membuat program
penguatan pendidikan karakter menjadi lebih mengakar di keseharian siswa.
Kombinasi dari dasar yang kuat dari keluarga, materi yang bagus dari sekolah
dan fasilitasi yang luas dari masyarakat tidak mustahil akan dapat meuwjudkan program
pendidikan karakter yang berdampak luas dan kuat. Sehingga gotong royong dari
tripusat pendidikan, keluarga, sekolah dan masyarakat, sangat diharapkan untuk
program penguatan pendidikan karkater yang kuat dan menyeluruh.
#NonFiksi
#ODOPBatch6



Dengan gotong royong pekerjaan jadi lebih mudah...
BalasHapusBelajar juga menjadi lebih mudah
BalasHapusSetuju. Peran keluarga dan masyarakat juga sangat penting.
BalasHapusSetuju. Peran keluarga dan masyarakat juga sangat penting.
BalasHapusBersatu kita bisa buat banyak hal lebih baik.
BalasHapusNice. Semua bekerja
BalasHapusSetuju pak penguatan pendidikan karakter tanggungjawab keluarga dan masyarakat juga
BalasHapusBetu mas Agus. Miris banget di rumah gak boleh buang sampah sembarangan. Di sekolah, temen2nya asik aja buang sampah sembarangan 😪
BalasHapus