SEBUAH USAHA MENJADI PEMBACA
Judul : Be a
Reader: Mendulang Akasara, Meraih Makna
Penulis : Antoni
Ludfi Arifin
Penerbit : Gramedia
Pustaka Utama
ISBN :
978-972-22-9781-2
Melihat judul yang tertulis di sampul buku ini
saya langsung tertarik, bagaimana tidak kalimat pertama bercetak tebal warna
merah berbahasa Inggris tesebut langsung menampilkan tawaran untuk menjadi
pembaca. Ditambah lagi dengan gambar ilustrasi seseorang yang sedang berdiri
membaca, suatu hal yang menurut saya sangat keren. Ketertarikan saya
semakin bertambah saat membaca sub judulnya, “Mendulang Aksara, Meraih Makna”.
Menurut saya ini sudah menunjukkan secara langsung manfaat membaca, terkait
erat dengan judul utamanya kenapa perlu menjadi pembaca. Demikianlah akhirnya
saya memutuskan untuk memiliki buku yang tidak tebal ini namun banyak terdapat
kesan (endorsement) dari tokoh nasional dan penulis tentunya.
Pada pokok bahasan pertama buku ini, penulis
menyajikan tentang bagaimana proses pembiasaan membaca untuk anak-anak maupun
pemula sehingga bisa menjadi pembaca sepanjang hayat (lifetime reader).
Kata kunci yang saya temukan adalah, lifetime readers are made, not born: pembaca sepanjang hayat itu diciptakan,
bukan dilahirkan. Ungkapan yang sangat baik menurut saya karena menunjukkan
bagaimana gambaran bahwa untuk bisa menjadi pembaca yang rajin tentunya melali
pembiasaan-pembiasaan. Bukan karena keturunan atau faktor genetic dari orang
tua yang kebetulan suka membaca. Dalam buku ini juga diungkapkan bagaimana
caranya melakukan pembiasaan-pembiasaan membaca yang dimulai dari rumah, yang
menekankan pentingnya keteladanan dari orang tua. Di sinilah kemudian rumah
dijadikan sebagai jantung ilmu pengetahuan bagi anak dan penghuni rumah. Kalau
dibahasakan oleh penulis bahwa rumah harus menjadi crystal of knowledge.
Artinya bahwa rumah paling tidak bisa menyediakan bahan bacaan bagi penghuninya
agar bisa berfungsi sebagai jantung ilmu pengetahuan sebelum ke luar menacari
di tempat lain. Dengan denikian tersedianya buku di rumah maka membaca tidak
hanya dilakukan saat di sekolah formal namun ketika sudah bekerja pun masih
harus membaca agar tetap menambah wawasan keilmuan.
Pada pokok bahasan yang lain, buku ini menyajikan
bagaimana untuk terus membina dan memupuk kebiasaan membaca agar dapat manfaat
yang banyak. Di antara mnnfaat yang disampaikan adalah sebagai proses belajar
dan menyelami pemikiran para cendikia terdahulu. Dengan menyelami pemikiran
para cendikia tersebut maka kita sudah belajar ilmunya sehingga bisa dikatakan
setara dengan ilmu cendikia tersebut pada bidang yang disampaikan pada buku
bahkan bisa melampauinya melalui pemikiran dan praktik lebih lanjut. Suatu
manfaat yang luar biasa dari kegiatan membaca.
Walaupun isi dari buku ini sangat bagus namun ada
hal yang sedikit mengganggu saya yaitu dari segi penggunaan kata-kata asing,
yaitu bahasa inggris yang digunakan dalam beberapa bagian judul baba, sub bab
dan disisipi dalam pembahasan. Kalau sebatas di judul mungkin masih bisa
dimaklumi namun alangkah baiknya tetap mengutamakan bahasa Indonesia. Namun
secara keseluruhan isi buku ini sangat membantu dalam usaha-usaha menjadi
pembaca maupun untuk mengajak orang lain untuk ikut membiasakan membaca.
Sehingga buku ini cocok buat para orang tua maupun pegiat literasi yang sedang
massif gerakannya secara nasional.
#NonFiksi
#ODOPBatch6
#Tantangan2



Mantap, Review bukunya bagus....
BalasHapusSekarang ini membaca buku fisik lagi menurun.. kebanyakan baca di gawai 😌
BalasHapusBetul mba Arohmah lebih praktis
HapusYess setuju banget, pembaca sepanjang hayat itu diciptakan. Ngerasain banget sama dua anak saya yang hobby baca, padahal emaknya ini dulu gak sukaa bacaa, tapi saya memaksa diri saya membaca supaya anak-anak ikut habit ini. Sekarang saya jadi suka baca, anak-anak pun otomatis mengikuti. Ala bisa karena biasa
BalasHapusSetuju mbak.kalau saya perjuangan banget membuat anak-anak suka membaca
HapusSuka sama quotenya yg di Bold.
BalasHapusTerimakasih mas reviewnya. Yang di cetak tebal rasanya perlu banget diaplikasikan
BalasHapusSetuju banget sama yang di-bold. Great ideas!
BalasHapusPembaca sepanjang hayat itu diciptakan bukan dilahirkan. Nice pak
BalasHapus