AJARAN CINTA RAMADAN
Perintah melaksanakan puasa pada
bulan Ramadan tidak hanya sebagai bentuk penghambaan diri manusia terhadap Sang
Pencipta. Lebih jauh puasa sebagai madrasah yang baik dalam rangka melatih
manusia untuk mengendalikan diri agar bisa lebih sabar. Selain itu, puasa juga
akan melatih seseorang agar peduli terhadap sesame, terutama mereka yang hidup
kekurangan secara materi.
Dengan menahan lapar dan dahaga
sehari penuh maka secara langsung seseorang yang berpuasa akan merasakan
langsung bagaimana rasanya menahan lapar. Dengan demikian maka penderitaan
sebagian orang yang hidup kekurangan bisa dirasakan langsung. Maka dari sini
akan timbul rasa kepedulian terhadap mereka yang hidup kekurangan. Kepedulian kita
ini kemudian akan berkembang menjadi cinta dan kasih saying terhadap mereka. Salah
satu cara menunjukkan cinta dan kasih kita kepada meraka adalah dengan
menyisihkan sebagian harta untuk kita berikan kepada mereka melalui infaq,
sodaqoh, dan zakat.
Ajaran Ramadan agar peduli
terhadap kehidupan sosial ini tentunya akan terus menumbuhkan rasa cinta
terhadap sesama. Karena orang yang cinta terhadap seseorang maka akan selalu
berusaha menunjukan kepedulian kepada orang yang dicintai. Maka secara
langsung, puasa Ramadan akan menumbuhkan cinta dan kasih kepada sesama yang
kekuarangan dan juga anak yatim piatu. Sehingga puasa tidak hanya melatih diri
agar terhindar dari perbuatan yang tidak baik tetapi juga menumbuhkan cinta
terhadap sesama, dengan menumbuhkan kepedulian bagi orang yang berpuasa. Maka salah
satu indicator keberhasilan madrasah Ramadan adalah meningkatnya rasa cinta
seseorang terhadap ora g lain yang hidup kekurangan dan yatim piatu.
#Day12
#RWC2019
#OneDayOnePost



Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan jejak di sini