BERBURU BERBAGAI KEUTAMAAN
Pada sepuluh malam terakhir
Ramadan merupakan saat yang banyak terdapat keutamaan. Keutamaan tersebut akan
bisa diraih dengan melakukan aktifitas ibadah mulai dari salat tarawih sampai
pada waktu salat malam. Tidak heran kemudian berbagai kegiatan difasilitasi
oleh beberapa masjid agar jamaah bisa melaksanakan ibadah pada malam-malam
terakhir Ramadan ini. Salat amlam dan I’tikaf menjadi kegiatan yang sangat
dianjurkan oleh para ulama.
Salah satu yang menjadi daya
tarik dan motivasi kaum muslimin beribadah pada sepuluh malam terakhir ini
adalah malam lailatul qadar. Malam di mana keutamaannya lebih baik dengan
seribu bulan. Jadi wajar kemudian banyak yang mendambakan bisa bertemu dengan
malam yang mulia ini. Nmaun tidak ada yang tahu persis kapan lailatul qadar ini
turun, walaupun sudah dikatakan dalam berbagai keterangan bahwa saatnya pada
sepuluh malam terakhir. Jadi tidak ada salahnya pada malam-malam angka ganjil
diisi dengan kegiatan ibadah sehingga bisa bertemu dengan malam ini.
Berhubung lailatul qadar ini tidak diketahui persis turunnya maka harus
dilakukan dengan strategi yang tepat, yaitu menunggu sembari mengerjakan
berbagai ibadah. Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan adalah, pertama, I’tikaf
di masjid dengan memperbanyak salat malam dan berdo’a kepada Allah agar
diampuni dosa-dosa dan diijabah. Kedua, memperbanyak zikir dan sholawat kepad
rasul dengan memilih berbagai amalan zikir dan solawat yang anyak dipakai oleh
para ulama. Agar kegiatan ini tidak terasa berat karena kondisi ngantuk, maka
bisa dilakukan secara berjamaah, artinya dilakukan dengan banyak orang di satu
tempat walaupun kegiatannya sendiri-sendiri. Dengan demikian, menunggu
merupakan strategi yang tepat agar dapat bertemu dengan malam lailatul Qadar
yang tidak diketahui kapan persisnya waktu turunnya.
#Day23
#RWC2019
#OneDayOnePost



Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan jejak di sini