LEBARAN TOPAT
Dalam tradisi masyarakat muslim di
Indonesia ketupat merupakan makanan khas saat merayakan Idul Fitri. Hidangan ini
akan menjadi ciri khas jamuan saat lebaran bagi sebagian besar muslim di
Indonesia untuk menggantikan nasi lengkap dengan lauk opor ayam dan yang
lainnya. Ketupa memang sudah sangat familiar di masyarakat Indonesia. Sehingga,
saking kuat ciri khas lebaran dengan ketupat maka tidak jarang gambar ketupat
dengan berbagai design melengkapi ucapan selamat lebaran yang bertebaran di
tempat-tempat umum maupun di dunia maya.
Untuk masyarakat di kampung saya,
dan umumnya di Lombok, saat hari Raya Idul Fitri, ketupat tidak menjadi
hidangan khas pada hari itu. Hidangan yang disajikan kebanyakan adalah nasi dan
lauknya, bisa opor dan lainnya. Ketupat akan menjadi hidangan yang khas malah
pada hari Lebaran Topat (Topat = bahasa Sasak untuk Ketupat). Acara yang
diadakan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal ini akan ramai oleh hidangan
ketupat lengkap dengan lauk khasnya. Menurut keterangan, Lebaran Topat ini
dimaksudkan sebagai perayaan lebaran bagi mereka yang puasa sunnah syawal. Dirayakan
di Musholla atau di Masid dengan makan bersama yang didahului dengan Zikir dan
Do’a bersama warga sekampung.
Lebih jauh berbicara mengenai
ketupat atau topat, bagi masyarakat Lombok, mungkin juga daerah lain di
Indonesia, ketupat tidak hanya ditemukan pada momen khusus. Namun ketupat ini
sering ditemukan sehari-hari. Malah ketupat ini menjadi makanan pennganti nasi
saat pagi atau sore. Biasanya dimakan dengan makanan khas Lombok yaitu, plecing
kangkung. Demikianlah ketupat di tengah masyarakat Lombok, tidak hanya sekedar
sajian khas idul fitri tetapi juga sesekali menjadi makanan pengganti nasi.
#Day15
#RWC2019
#OneDayOnePost



Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan jejak di sini