NGABUBURIT YANG DIRINDUKAN
Salah satu kegiatan yang khas
dengan bulan Ramadan adalah ngabuburit. Kegiatan ini dilakukan dengan banyak
cara, tergantung usia dan kondisi lingkungan. Ada yang melakukannya hanya
sekedar nongkrong bareng di area sekitar kampung, di pinggir jalan, atau ada
yang pergi ke suatu tempat. Tempat yang dikunjungi biasanya terdapat keramaian.
Sesuai dengan makna yang berkembang di masyarakat, bahwa kegiatan ini memang
ditujukan untuk menunggu datangnya petangnya. Mengisi waktu untuk menunggu
waktu berbuka puasa.
Saat ini tiba-tiba Saya
merindukan kegiatan ngabuburit ini. Tidak terasa sudah lama kegiatan ini tidak
saya lakukan di luar rumah. Tentu sangat berbeda dengan ngabuburit anak jaman
sekarang yang duduk sambil main game
dengan di gawai mereka yang canggih. Dulu, ngabuburit ini kami lakukan
beramai-ramai dengan kelompok pemuda. Dengan mengendarai motor kami konvoi
keliling area sekitar kecamatan, namun tetap tertib dan santai. Kebersamaan
begitu terasa di antara kami. Dan inilah yang sangat saya rindukan. Namun,
sepertinya tidak mungkin untuk diulangi.
Meskipun terkesan hedon, namun
ngabuburit ini menjadi sarana hiburan bagi kalangan remaja maupun golongan tua.
Hal ini juga diperlukan mengingat seharian melakukan aktifitas sembari puasa.
Namun tentu masih ada alternative lain yang terkesan lebih bermanfaat lagi
untuk menunggu waktu berbuka puasa, yaitu memperbanyak aktifitas ibadah. Dari
pada diisi dengan kegiatan yang kurang bermanfaat dan justru mengurangi nilai
ibadah puasa.


Setuju👍
BalasHapus