NUZULUL QURAN DAN MASYARAKAT LITERAT
Nuzulul Qur’an setiap tahun
dirayakan oleh umat islam di berbagai belahan dunia, utamanya di Indonesia.
Selain pengajian uraian hikmah turunnya Al-Qur’an, berbgaai lomba juga diadakan
oleh remaja masjid. Tentunya semuanya adalah kegiatan yang sangat baik,
mengingat AL-Qur’an merupakan kitab suci bagi ummat Islam. Sehingga peristiwa
turunnya perlu diperingati serta diambil hikmahnya, apalagi bagi generasi muda
islam agar tidak lupa dengan Al-Qur’an serta isinya.
Melihat perkembangan perilaku
warganet yang banyak menyebar kabar bohong (hoax), yang di dalamnya juga
sebagian besar muslim, perasaan pesimis muncul terhadap manfaat peringatan
nuzulul Qur’an tersebut. Bagaimana tidak, dari sekian lama peringatan ini belum
juga memberikan efek meneladani Al-Qur’an sebagai pegangan hidup ummat Islam.
Tidak perlu isi yang sekian banyak di dalam kitab suci ini, karena butuh ahli
yang bisa menerangkannya, tapi cukup kita tarik pelajaran dari ayat pertama
yang turun. Iqra’, bacalah, merupakan ayat yang pertama turun kepada
Rasulullah. Dalam banyak tafsir, kata bacalah, tidak hanya mengacu kepada
perintah Allah terhadap Rasul untuk membaca, namun lebih jauh ditafsirkan ke
dalam bagaimana membaca dan memahami alam dan lingkungan manusia.
Ditarik ke ranah yang lebih
teoritis, ayat yang pertama turun ini adalah erat kaitannya dengan literasi.
Tidai hanya sekedar literasi teks semata namun jauh lebih bagaimana pemahaman
terhadap apa yang dibaca. Apabila peringatan Nuzulul Qur’an ini betul-betul
diarahkan untuk peningkatan literasi masyarakat dengan mengedepankan tabayyun dulu terhadap informasi yang
diterima, maka ruang media social kita akan bisa lebih ramah. Tidak ada lagi
berita bohong yang disebarkan, karena masyarakat kita lebih literat dengan
mengedepankan membaca dan memahami. Tidak hanya sekedar like dan share. Ke depan,
hikmah peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan bisa melahirkan masyarakat yang
literat, masyarakat yang mempunyai pemahaman tinggi terhadap informasi yang
diterima. Semoga.
#Day17
#RWC2019
#OneDayOnePost



Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan jejak di sini