HILAL
![]() |
| kiblat.net |
Akhirnya Pemerintah melalui
Kementerian Agama memutuskan pada siding isbat bahwa 1 Syawal jatuh pada hari
Rabu. Ini artinya lebaran Idul Fitri tahun ini bertepatan dengan tanggal 5 Juni
2019. Keputusan ini diambil setelah dilakukan pengamatan hilal di beberapa
titik pengamatan. Kemudian dilakukan sidang isbat melibatkan banyak kalangan.
Seperti sebelum-sebelumnya, pengamatan
hilal ini dilakukan dalam rangka menentukan tanggal 1 Syawal. Kegiatan yang
rutin diadakan menjelang akhir Ramadan agar bisa menjadi panduan umat muslin di
Indonesia untuk melaksanakan Sholat Ied. Ini sebagai bentuk tanggung jawab
pemerintah sebagai pengayom umat beragama di Indonesia. Walaupun demikian, ada
beberapa kelompok yang menggunakan metode penghitungan yang berbeda dengan
pemerintah. Sehingga memutuskan awal bulan tidak sepenuhnua menggunakan
pengamatan hilal. Sehingga kadang bisa berbeda dalam menentukan awal bulan
Syawal. Tentunya ini berakibat perbedaan hari pelaksanaan sholat ied di
Indonesia. Dan ini tidak menjadi masalah karena masing-masing punya dasar dan
metode yang kuat.
Terkait dengan penentuan hilal
ini, memang akan berdampak pada jamaah yang akan merayakan lebaran, sulit
memberikan kepastian sampai waktu malam dating. Seperti yang pernah terjadi beberapa
tahun yang lalu, saat di desa saya saat menyambut datangnya 1 syawal. Kebiasaan
pada saat malam idul fitri kami melaksanakan pawai obor dan takbir keliling,
namun belum ada kepastian akan lebaran besok. Saat di tengah perjalanan acara
pawai, ternyata pemerintah memutuskan bahwa 1 syawal jatuh pada lusa hari, bukan
besoknya. Maka setelah pawai selesai, kami melaksanakan sholat tarawih untuk
malam ke-30 ramadan. Namun inilah resiko bahwa penentuan awal bulan berdasarkan
posisi hilal. Walaupun dengan metode yang berbeda dan resiko lebaran yang
berbeda, namun yang penting tetap saling menghargai perbedaan pendapat di
kalangan Umat Muslim di Indoensia.
#Day29
#RWC2019
#OneDayOnePost



Komentar
Posting Komentar
Tinggalkan jejak di sini